728x90 AdSpace

T e r b a r u
Jumat, 15 Mei 2015

Aktor Kawakan Didi Petet Meninggal Dunia


Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Aktor Didi Widiatmiko alias Didi Petet diketahui meninggal dunia, Jumat (15/5/2015) pagi ini.

Kabar duka ini membanjiri media mainstream dan sosial media tanah air. Informasi yang diperoleh dari pemberitaan media, kabar tersebut kali pertama disebar sejumlah seniman maupun selebritas, semisal aktor Ananda Omesh, musikus Melanie Subono, dan budayawan Butet Kartaredjasa.

Mereka menginformasikan berita duka tersebut melalui akun Twitter masing-masing.
 “Innalillahi wa inna ilaihirojiun.. selamat jalan om Didi Petet.. terimakasih atas banyaknya ilmu dan karya yang diberikan,” tulis Ananda Omesh melalui ‏@omeshomesh.

“Selamat jalan om Didi Petet. Terimakasih untuk semua karya karya nya. Semoga yg ditinggalkan selalu kuat,” kicau Melanie subono.

Sementara Butet menuliskan, “Selamat jalan kang Didi Petet. Kelak kita teruskan bercanda di sana.”

Pulang dari Milan

Pihak keluarga membenarkan bahwa Didi Petet meninggal dunia.

"Benar, Om Didi meninggal pagi ini," kata Muthia Kautsar, keponakan Didi Petet ketika dihubungi Kompas.com per telepon pada Jumat (15/5/2015) pagi.

Menurut Muthia, Didi Petet yang baru pulang dari kota Milan, Italia guna menghadiri sebuah pameran sempat pingsan ketika berada di kota tersebut.

"Om Didi kan baru pulang ke Indonesia tanggal 10 kemarin dari Milan setelah menghadiri sebuah pameran di sana. Di Milan, beliau sempat pingsan dan ketika pulang, sampai di bandara pun harus memakai kursi roda," tuturnya.

Muthia juga menambahkan bahwa Didi Petet pada Selasa (12/5/2015) sempat dibawa ke Bandung untuk menjalani pengobatan.

"Selasa kemarin sempat dibawa ke Bandung untuk pengobatan, tetapi ya karena kondisinya udah drop, jadi semakin memburuk terus keadaannya sampai akhirnya meninggal pagi ini," kata Muthia.

Sampai saat ini, belum diperoleh keterangan mengenai sakit yang menjadi penyebab meninggalnya artis peran kawakan tersebut. Jenazah Didi Petet sendiri saat ini disemayamkan di rumah duka Jl Bambu Apus no 76, Sasak Tinggi, Ciputat.

Biografi Singkat Didi Petet

Pemilik nama asli Didi Widiatmoko ini, lahir di Surabaya, Indonesia, 12 Juli 1956 silam adalah seorang aktor kawakan Indonesia. Ia telah membintangi banyak film dan teater, memerankan berbagai tokoh mulai dari Emon dalam Catatan si Boy, Kabayan dalam Si Kabayan Saba Kota, sampai Suwito dalam Pasir Berbisik.

Ketika dunia sinetron merebak seiring dengan tumbuh maraknya stasiun televisi di tanah air, Didi pun terjun ke sana. Film iklan tak ketinggalan dirambahnya pula. Bahkan ia kemudian mendirikan sebuah production house. Di samping itu, ia aktif pula dalam sejumlah pementasan teater, seminar tentang seni peran dan tentu saja mengajar di IKJ.

Prestasi

Aktor Pembantu Terbaik, Piala Citra FFI 1988 (Cinta Anak Jaman)
Aktor Terpuji Festival Film Bandung (FFB) 1988 (Catatan si Boy)
Aktor Terpuji FFB 1989 (Gema Kampus 66)
Aktor Terpuji FFB 1994 (Si Kabayan Cari Jodoh)
Lifetime Achievement MTV Indonesia Movie Award 2004
Nominasi Piala Citra 1990, Aktor Utama (Joe Turun Ke Desa)
Nominasi Piala Citra 1991, Aktor Utama (Boneka dari Indiana)
Nominasi Piala Citra 2004, Aktor Pembantu (Pasir Berbisik)
Nominasi Indonesian Movie Award 2010, Aktor Utama (Jermal)
Nominasi Piala Vidia 2011, Aktor Pembantu (Bakpao Pingping)
Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2013

Filmografi

"Semua Karena Ginah" (1985)
"Catatan Si Boy" (1987)
"Namaku Joe" (1988)
"Gema Kampus 66" (1988)
"Catatan Si Boy II" (1988)
"Cinta Anak Jaman" (1988)
"Catatan Si Boy III" (1989)
"Pacar Ketinggalan Kereta" (1989)
"Bercinta Dalam Mimpi" (1989)
"Si Kabayan Saba Kota" (1989)
"Sepondok Dua Cinta" (1990)
"Rebo dan Robby" (1990)
"Gampang-Gampang Susah" (1990)
"Joe Turun ke Desa" (1990)
"Oom Pasikom" (1990)
"Catatan si Boy IV" (1990)
"Catatan Si Boy V" (1991)
"Boneka dari Indiana" (1991)
"Si Kabayan dan Anak Jin" (1991)
"Asmara" (1992)
"Si Kabayan Saba Metropolitan" (1992)
"Si Kabayan Cari Jodoh" (1994)
"Petualangan Sherina" (2000)
"Pasir Berbisik" (2001)
"Arisan!" (2003)
"Eiffel I'm in Love" (2003)
"Rindu Kami PadaMu" (2004)
"Apa Artinya Cinta?" (2005)
"Tentang Dia" (2005)
"Ketika" (2005)
"Banyu Biru" (2005)
"D'Girlz Begins" (2006)
"Kamulah Satu-Satunya" (2007)
"Kirun + Adul" (2009)
"Jermal" (2009)
"Ketika Cinta Bertasbih" (2009)
"Emak Ingin Naik Haji" (2009)
"Ai Lop Yu Pul" (2009)
"Di Bawah Langit" (2010)
"Bebek Belur" (2010)
"Kabayan Jadi Milyuner" (2010)
"Baik-Baik Sayang" (2011)
"Lost in Papua" (2011)
"Catatan (Harian) si Boy" (2011)
"Di Bawah Lindungan Ka'bah" (2011)
"5 cm" (2012)
"Madre" (2013) Nominasi Aktor Pendukung terbaik Piala Citra 2013
"Bangun Lagi Dong Lupus" (2013)
"12 Menit" (2014)
"Ketika Tuhan Jatuh Cinta" (2014)
"Guru Bangsa: Tjokroaminoto" (2015)

Sinetron

Kabayan
Buku Harian
Cintaku Di Rumah Susun
Primadona
Ridho
Maha Kasih
Kapan Kita Pacaran Lagi
Dunia Tanpa Koma
Losmen
Siapa yang Meniduri Ranjangku
3 Semprul Mengejar Surga (2013)
Preman Pensiun (2015)

(disadur dari tribunneews.com dan wikipedia.com / foto: kapanlagi.com)


  • Bagaimana Menurut Anda?