728x90 AdSpace

T e r b a r u
Minggu, 28 Juni 2015

Ramadhan Belajar Ceria Diisi Dengan Permainan Anti Korupsi

Sebuah gerakan yang menempatkan perempuan sebagai tokoh sentral pencegahan korupsi, Saya, perempuan anti korupsi! (SPAK) kabupaten Pinrang menyambangi adik-adik yang mengikuti kegiatan Ramadhan Belajar Ceria session 3 di pelataran masjid Al Munawwir, kabupaten Pinrang, Jumat pagi (26/06).

SPAK Ber-SEMAI di Ramadhan Belajar Ceria
Peserta Ramadhan Belajar Ceria berfoto bersama Fasilitator SPAK Pinrang

Agen anti korupsi yang digawangi oleh ibu-ibu dari berbagai latar profesi di kabupaten Pinrang ini mensosialisasikan gerakan anti korupsi sejak dini dengan menggunakan alat-alat bantu yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Salah satunya adalah game "Semai (sembilan nilai anti korupsi)".



SPAK Ber-SEMAI di Ramadhan Belajar Ceria
Peserta Ramadhan Belajar Ceria asik melakukan permainan SEMAI bersama agen SPAK Pinrang.
 
Tujuannya tak lain adalah menanamkan nilai-nilai anti korupsi sejak usia dini serta menghasilkan agen-agen anti korupsi yang dengan gigih terus menggulirkan gerakan pencegahan korupsi ini .

SPAK di kabupaten Pinrang merupakan bagian dari sebuah gerakan nasional yang dicanagkan pada tanggal 22 April 2014 dan dibidani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan AIPJ.


SPAK Ber-SEMAI di Ramadhan Belajar Ceria
Agen SPAK Pinrang foto bersama koordinator Sahabat KITA

Salah satu agen SPAK Pinrang, Ibu Najemiah Rasyid Miru menyampaikan bentuk kegiatan dari SPAK itu sendiri. "SPAK itu intinya menyebarkan virus anti korupsi dengan melalui permainan yang menyenangkan agar mudah dipahami oleh semua kalangan", ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, koordinator Sahabat KITA, Wahyuniar Yusuf selaku pelaksana kegiatan Ramadhan Belajar Ceria session 3 menyampaikan apresiasi atas kehadiran ibu-ibu dari SPAK Pinrang. "Terima kasih kepada agen SPAK Pinrang yang telah berbagi ilmu terlebih lagi karena sejalan dengan salah satu tujuan Komunitas Belajar Ceria - Sahabat KITA itu sendiri, yakni menghasilkan generasi penerus yang berkarakter melalui kegiatan kreatif dan ceria", ucapnya.


(Sumber: sahabatkita.org / Foto: facebook.com/najemiah.rasyidmiru)







  • Bagaimana Menurut Anda?